KITAINDONESIASATU.COM-Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang penundaan penyaluran bansos (bantuan sosial) kepada kementerian/lembaga dan pemerintah daerah menjelang pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan menunda penyaluran bantuan sosial (bansos) 2024.
Kebijakan Mendagri tersebut bertujuan menjaga netralitas dalam proses demokrasi sekaligus menghindari potensi penyalahgunaan bansos selama Pilkada berlangsung.
Pj Sekda Kota Serang Imam Rana, mengungkapkan pihaknya telah menerima surat edaran dari Kemendagri terkait penundaan ini. “Surat tersebut menjadi dasar kami di Pemkot Serang, termasuk Bapak Pj Walikota, untuk menyampaikan arahan kepada seluruh OPD, badan, dinas, dan lembaga agar mengikuti kebijakan ini,” kata Imam di Gedung Pemkot Serang, Senin (18/11/2024).
Akan tetapi, bantuan untuk masyarakat terdampak bencana atau dalam kondisi mendesak tetap akan disalurkan. “Bantuan untuk keadaan darurat seperti bencana tidak termasuk dalam penundaan ini, karena sifatnya mendesak dan tidak bisa ditunda,” ucapnya.
Selain itu, Imam menekankan pentingnya prinsip penyaluran bansos yang tepat sasaran, tepat guna, dan tepat waktu sesuai arahan Kemendagri.
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan sesuai aturan, Pemkot Serang akan melakukan pengawasan ketat. “Kami akan memantau pengajuan bansos yang diajukan OPD melalui BPKD (Badan Pengelola Keuangan Daerah). Semua proses, baik yang menggunakan APBD maupun non-APBD, akan dihentikan sementara hingga Pilkada selesai,” ungkapny Imam
Kebijakan ini diambil demi menjaga keadilan dan profesionalitas dalam pemerintahan selama masa Pilkada. “Dengan langkah ini, kami ingin menghindari potensi penggunaan bansos sebagai alat politik,” ujarnya.
Menurut Imam, langkah penghentian sementara ini diharapkan dapat memberikan jaminan bahwa Pilkada 2024 berlangsung secara adil, netral, dan profesional tanpa ada intervensi bantuan sosial.
Stok Pangan Aman
Sementara itu, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Pemkot) Serang memastikan ketersediaan sembako di wilayahnya aman. Asisten Daerah (Asda) II Pemkot Serang, Yudi Suryadi, mengungkapkan berdasarkan data dari Bulog, stok bahan pokok dalam kondisi mencukupi hingga akhir tahun.
“Laporan dari Bulog bahwa ketersediaan sembako aman. Namun, kami akan tetap melakukan pengecekan ulang untuk memastikan stok mencukupi hingga tahun baru,” ujar Yudi.
Meski demikian, Pemkot Serang akan mengantisipasi potensi kenaikan permintaan akibat pelaksanaan Pilkada 2024. “Biasanya menjelang pilkada, ada peningkatan permintaan, khususnya sembako. Kami akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan tetap stabil,” tambahnya.
Yudi menjelaskan stok cadangan beras pemerintah daerah (CBP) yang dikelola Bulog Serang juga masih aman. Saat ini, Pemkot Serang memiliki cadangan sebanyak 129 ton, yang belum digunakan. “CBP hanya digunakan dalam kondisi mendesak, seperti bencana atau ketika harga bahan pokok melonjak signifikan,” uugkapnya.


