KITAINDONESIASATU.COM– Resah akibat teror buaya di Sungai Budong Budong, warga di Desa Budong Budong, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menangkap tiga buaya liar yang berkeliaran di sekitar muara pantai desa, Kamis lalu,
Ketiga buaya yang berhasil ditangkap memiliki panjang sekitar tiga meter dan langsung dibawa ke daratan.
Penangkapan ini dilakukan setelah insiden tragis di mana seorang pria berusia 60 tahun, Hamid, tewas diterkam buaya saat sedang mandi di sungai. Buaya-buaya yang ditangkap tersebut kemudian menjadi tontonan warga setempat.
Rencananya, buaya-buaya ini akan diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah untuk selanjutnya dibawa ke penangkaran. Warga berharap dengan penangkapan ini, serangan buaya yang telah menewaskan warga tidak terulang lagi, terutama bagi para nelayan yang beraktivitas di muara sungai.
“Kami menangkap buaya ini setelah ada warga yang meninggal karena diterkam buaya. Kami sudah menangkap tiga ekor, dengan ukuran rata-rata sekitar tiga meter,” kata Rusmin seorang warga.
Meski telah menangkap tiga ekor buaya, warga masih merasa khawatir karena ada buaya berukuran lebih besar yang diduga menjadi pelaku serangan terhadap warga.
“Masih ada buaya besar di sungai, dan kami akan terus mengejarnya. Kami tidak akan berhenti sampai buaya besar itu tertangkap,” kata Rusmin.
Pada bulan Oktober 2024, sebuah tragedi serupa terjadi di mana seorang warga bernama Sudirman (42) juga tewas diterkam buaya. Jasadnya ditemukan mengapung di tengah Sungai Budong Budong setelah pencarian selama satu jam pada Kamis (24/10/2024).
Asmin, salah seorang warga, menceritakan bahwa korban saat itu sedang memperbaiki pintu air empang yang bocor, dan tiba-tiba diterkam buaya yang lewat di dekatnya.

