KITAINDONESIASATU.COM– Rokok elektrik atau vape kerap dianggap sebagai pilihan yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional.
Namun, anggapan tersebut bukan berarti vape bebas dari risiko kesehatan.
Sejumlah penelitian menunjukkan adanya potensi dampak buruk terhadap jantung, pembuluh darah, dan paru-paru.
Risiko tersebut dapat muncul akibat paparan aerosol yang dihasilkan perangkat vape.
Kandungannya berbeda-beda, bergantung pada cairan yang digunakan, tetapi bisa mencakup nikotin dan berbagai zat kimia yang berpotensi membahayakan tubuh.
Dikutip dari Healthline, penelitian mengenai dampak jangka panjang rokok elektrik masih terus berkembang.
Karena itu, besarnya risiko setelah penggunaan selama bertahun-tahun belum sepenuhnya diketahui.




