Berita UtamaLifestyle

Gelombang PHK di Era AI, Ini yang Harus Disiapkan Pekerja agar Tak Tertinggal

×

Gelombang PHK di Era AI, Ini yang Harus Disiapkan Pekerja agar Tak Tertinggal

Sebarkan artikel ini
AI
Ilustrasi AI.

KITAINDONESIASATU.COM – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai mengubah peta persaingan dunia kerja. Sejumlah perusahaan mengadopsi teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas, memangkas pekerjaan rutin, dan mengubah cara mereka merekrut tenaga kerja.

Bagi pekerja, perubahan tersebut menghadirkan tantangan baru. Kemampuan yang sebelumnya menjadi modal utama untuk mendapatkan pekerjaan belum tentu cukup untuk menghadapi kebutuhan industri beberapa tahun ke depan.

Namun, menganggap seluruh gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) disebabkan AI juga tidak tepat. Tekanan bisnis, perubahan permintaan pasar, restrukturisasi, dan efisiensi perusahaan turut memengaruhi keputusan ketenagakerjaan.

Melansir Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) yang dirilis pada 8 Juli 2026 memperkirakan sekitar 80 juta pekerja di kawasan ASEAN berada dalam pekerjaan yang memiliki tingkat paparan tertentu terhadap AI generatif.

Di Indonesia, sekitar 21,7 persen pekerjaan masuk dalam kategori dengan paparan terhadap teknologi tersebut. Angka ini menunjukkan potensi perubahan pada jenis pekerjaan dan tugas yang dilakukan, bukan berarti 21,7 persen pekerja Indonesia pasti kehilangan pekerjaan.

ILO juga menilai belum terdapat bukti gangguan ketenagakerjaan berskala besar akibat AI di kawasan ASEAN. Sebagian besar dampaknya diperkirakan berupa perubahan cara bekerja, meskipun tingkat risikonya berbeda antarprofesi.

Di tengah perubahan tersebut, pekerja perlu mempersiapkan diri agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah yang tidak mudah digantikan oleh otomatisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *