KITAINDONESIASATU.COM – Dunia maya sedang heboh dengan momen unik sekaligus menohok yang terjadi di Gedung Parlemen Malaysia.
Pada 21 Oktober 2026, dalam perdebatan mengenai RUU Pasokan 2027, Anggota Parlemen (MP) dari partai Bersatu untuk daerah pemilihan Sabak Bernam, Kalam Salan, secara mengejutkan berpidato menggunakan bahasa Jawa.
Dengan izin ketua parlemen, langkah unik ini bukan sekadar atraksi, melainkan sebuah “teguran halus” yang ditujukan langsung kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, agar segera mengambil tindakan tegas mengatasi kebakaran hutan dan kabut asap tahunan yang terus melanda kedua negara.
Isi Pidato: Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Seruan Kemanusiaan
Penggunaan bahasa Jawa dipilih secara strategis untuk menjembatani kedekatan budaya, sekaligus menyampaikan pesan yang sangat serius.
Kalam Salan menyoroti dampak nyata dari kabut asap ini, yang meliputi:



