Lifestyle

Hikmah ke-74 Al-Hikam: Rahasia Menerima Takdir dan Lapang Dada

×

Hikmah ke-74 Al-Hikam: Rahasia Menerima Takdir dan Lapang Dada

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 07 03 at 10.25.57
Kitab Al-Hikam jadi bacaan wajib pengelola pesantren di Indonesia. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM — Menerima ketetapan Allah dengan kelapangan hati merupakan puncak ketenangan seorang hamba. Syekh Ibn Atha’illah as-Sakandari dalam hikmah ke-74 kitab Al-Hikam menegaskan bahwa orang yang arif senantiasa melihat kebaikan di balik setiap takdir, baik yang sesuai maupun berseberangan dengan keinginan hawa nafsu.

Dalam petuahnya, beliau menyampaikan bahwa pedihnya rasa sakit dan keluh kesah hanya timbul akibat kurangnya pemahaman atas hikmah Allah.

Ketika seorang hamba menyadari bahwa segala sesuatu berada di bawah kendali dan kasih sayang-Nya, rasa pahit atas cobaan akan berganti menjadi rasa syukur dan ridha.

Hikmah ini mengajarkan kita untuk tidak terburu-buru menghakimi kenyataan hidup. Sering kali, takdir yang tampak pahit justru menyimpan obat bagi penyakit hati, seperti kesombongan atau rasa kelalaian. Sebaliknya, kemudahan yang datang tanpa kesadaran dapat menabur benih kelalaian.

Melalui hikmah ke-74 ini, umat Islam diajak melatih kedalaman mata hati (bashirah). Dengan senantiasa bersandar pada kebijaksanaan Ilahi, seorang hamba dapat menjalani lika-liku kehidupan dengan jiwa yang tenang, lapang dada, serta penuh ketenteraman.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *