KITAINDONESIASATU.COM – Warga Kabupaten Bogor kini memiliki akses yang semakin dekat terhadap teknologi medis untuk pemeriksaan gangguan pembuluh darah otak. RSUD Bakti Pajajaran memperkuat layanan Digital Subtraction Angiography (DSA) dengan dukungan fasilitas Cath Lab Biplane, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan berteknologi tinggi tanpa harus selalu merujuk pasien ke rumah sakit di Jakarta.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Bakti Pajajaran, dr. Ajeng Normala, menjelaskan pengembangan layanan tersebut saat menjadi narasumber dalam Podcast Sora Bogor yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Rabu, 14 Oktober 2026.
Menurut Ajeng, pengembangan layanan unggulan rumah sakit dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan kesehatan masyarakat, termasuk pola sepuluh penyakit tertinggi yang ditangani. Kasus neurologi atau penyakit saraf, penyakit dalam seperti diabetes melitus dan hipertensi, serta tuberkulosis masih menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan.
“Alhamdulillah, dengan dukungan Kementerian Kesehatan melalui program KJSU-KIA, layanan kanker, jantung, dan neurologi mendapatkan penguatan. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Ajeng.
Ia menjelaskan, DSA merupakan teknologi pemeriksaan pembuluh darah yang memungkinkan dokter melihat kondisi pembuluh darah, khususnya di area otak. Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi penyempitan, sumbatan, maupun gangguan aliran darah yang dapat menjadi dasar bagi dokter dalam menentukan penanganan sesuai indikasi medis pasien.
Ajeng menegaskan, ketepatan dan kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam kasus gangguan pembuluh darah otak. Pada kondisi tertentu, golden period atau periode emas penanganan, khususnya kurang dari enam jam, perlu menjadi perhatian karena waktu dapat memengaruhi kondisi dan peluang pemulihan pasien.
“Kasihan masyarakat Kabupaten Bogor jika harus berpindah-pindah rumah sakit karena tidak mendapatkan pelayanan. Dengan adanya fasilitas dan kompetensi dokter yang kami miliki, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan dan indikasi medis pasien,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ajeng menerangkan bahwa keunggulan Cath Lab Biplane tidak hanya terletak pada teknologi yang dimiliki, tetapi juga kemampuannya mendukung kolaborasi berbagai dokter spesialis. Melalui diskusi multidisiplin, keputusan medis dapat mempertimbangkan berbagai aspek sesuai kondisi pasien.
Selain memperkuat layanan neurologi, RSUD Bakti Pajajaran juga terus mengembangkan pelayanan jantung dan penyakit dalam, termasuk peningkatan kompetensi dokter spesialis untuk pelayanan ginjal. Pengembangan tersebut dilakukan secara bertahap melalui peningkatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta kompetensi pelayanan rumah sakit.
RSUD Bakti Pajajaran Dorong Deteksi Dini Stroke dan Penyakit Jantung
Di samping memperkuat teknologi dan tindakan medis, RSUD Bakti Pajajaran mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pencegahan dan deteksi dini penyakit. Penyakit jantung dan stroke dapat berkaitan dengan faktor risiko yang berkembang dalam waktu lama, seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
“Sering kali masyarakat merasa sehat, padahal tekanan darah sudah tinggi atau kadar gula darahnya juga tinggi. Proses tersebut bisa berlangsung bertahun-tahun tanpa disadari hingga akhirnya berdampak pada pembuluh darah jantung maupun otak. Karena itu, pemeriksaan kesehatan atau medical check-up sangat penting, terutama bagi masyarakat yang berusia di atas 40 tahun,” terangnya.
Ajeng menambahkan, RSUD Bakti Pajajaran juga menyediakan layanan medical check-up untuk membantu masyarakat mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. Melalui pemeriksaan rutin, faktor risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan dan pengendalian penyakit bisa dilakukan sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
“Kami berharap masyarakat Kabupaten Bogor selalu menjaga pola hidup sehat, berolahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan bergizi, serta meluangkan waktu untuk keluarga. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik, tetapi harapan terbesar kami tentu masyarakat tetap sehat dan tidak perlu mendapatkan pelayanan rumah sakit,” pungkasnya.
Melalui penguatan teknologi medis, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta edukasi pencegahan penyakit, RSUD Bakti Pajajaran berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.




