KITAINDONESIASATU.COM – Kabar penting bagi para guru agama. Kementerian Sosial (Kemensos) membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru Agama dan Budi Pekerti untuk Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 331 formasi disiapkan, dengan pendaftaran yang dijadwalkan berlangsung pada 9–15 Oktober 2026 melalui portal resmi SSCASN.
Kesempatan ini patut dicermati para tenaga pendidik yang ingin mengisi posisi guru di lingkungan Sekolah Rakyat. Namun, pelamar tidak bisa asal mendaftar karena terdapat persyaratan umum, kualifikasi khusus, serta tahapan seleksi yang wajib dipenuhi.
Mengacu pada pengumuman Kemensos Nomor 3935/1/KP.01.01/10/2026 tertanggal 7 Oktober 2026, rekrutmen ini merupakan bagian dari penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai program strategis pemerintah untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan.
331 Formasi Guru Agama Dibuka, Islam Paling Banyak
Kemensos menyediakan formasi Guru Ahli Pertama Guru Agama dan Budi Pekerti untuk sejumlah agama. Berikut rincian kebutuhan yang diumumkan:
- Guru Agama Islam dan Budi Pekerti: 210 formasi
- Guru Agama Kristen dan Budi Pekerti: 63 formasi
- Guru Agama Katolik dan Budi Pekerti: 40 formasi
- Guru Agama Hindu dan Budi Pekerti: 15 formasi
- Guru Agama Buddha dan Budi Pekerti: 2 formasi
- Guru Agama Konghucu dan Budi Pekerti: 1 formasi
Seluruh formasi tersebut ditempatkan di Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial.
Seleksi ini menyasar dua kelompok pelamar. Pertama, guru agama dan budi pekerti yang aktif mengajar di Sekolah Rakyat, dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala sekolah serta surat penugasan dari Kementerian Agama.




