KITAINDONESIASATU.COM – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gejala flu mulai meningkat di Kabupaten Jember dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi tersebut disebut berdampak pada meningkatnya tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit hingga mengalami kelebihan kapasitas.
Menyikapi situasi tersebut, Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan.
Warga juga diminta menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di tempat umum atau berada di tengah kerumunan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, agar senantiasa menjaga kesehatan, mengingat saat ini ISPA dan gejala flu mulai menyerang warga Jember, bahkan sejumlah rumah sakit mengalami lonjakan, hingga kekurangan tempat,” ujar Muhammad Fawait seusai mengikuti sidang paripurna di DPRD Jember, Senin (28/9/2026).
Bupati Minta Warga Sakit Istirahat di Rumah
Selain mengingatkan masyarakat untuk memakai masker, Bupati Jember juga meminta orang tua lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak.
Jika anak maupun anggota keluarga mengalami gejala flu, masyarakat dianjurkan beristirahat di rumah untuk mengurangi risiko penularan.
“Kalau memang sakit karena gejala flu, alangkah baiknya untuk izin tidak masuk dan istirahat yang cukup,” kata Fawait.
Pemkab Jember sebelumnya juga telah menyebarkan flyer berisi langkah antisipasi penyebaran ISPA.
Warga dianjurkan memakai masker ketika sakit, mencuci tangan menggunakan sabun, menerapkan etika batuk dan bersin, serta memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik.
Masyarakat juga diminta menghindari asap rokok dan polusi udara, mengurangi kontak dekat dengan orang lain saat sakit, serta mencukupi kebutuhan cairan, gizi, dan istirahat.


