KITAINDONESIASATU.COM – Ada yang menarik ungkapan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono saat menggelar pameran lukisan tunggal di Voza Tower Surabaya, Rabu (16/9/2026) kemarin.
Pria yang lebih akrap dipanggi SBY ini mengatakan jika dirinya sudah lama meninggalkan dunia pilitik, utamanya politik praktis dan kekuasaan.
“Saya sudah lama meninggalkan dunia politik, utamanya politik praktis dan kekuasaan. Saya tidak berkecimpung day to day di partai. Tapi saya tetap peduli pada negara kita dan perkembangan dunia, di samping saya berkesenian,” ujar SBY kepada wartawan di Surabaya.
Seperti kita ketahui akitivitas SBY dalam berkesenian khususnya dalam dunia melukis yang paling menonjol hingga kesuksesannya menggelar 77 lukisannya di Voza Tower Jl HR Muhammad No 31 ini yang berlangsung hingga 29 September 2026 ini.
Bebagai karya lukisan berukuran kecil hingga besar di gelar di lantai dasar Voza Tower dengan menampilkan berbagai landscap Indonesia dengan lebih menonjolkan warna-warna cerah di setiap lukisan SBY.
Di sela membicaraan mengenai seni lukis SBY juga menyinggung kehidupannya yang tidak lagi memegang kekuasaan, ia mengaku telah lama meninggalkan politik praktis dan tidak terlibat dalam aktivitas harian partai.
Meski demikian dirinya masih sering mendapatkan undangan dari sejumlah pihak baik dalam negeri maupun di luar negeri, untuk berdiskusi mengenai berbagai masalah, ini dipandang sebagai pengabdian setelah berada di luar pemerintahan.
SBY juga mengatakan sebagai mantan kepala negara dirinya tetap menjaga batas-batas sebagai orang yang pernah menjabat sebagai Presiden Indonesia, pemerintah saat ini berada di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Oleh karena itu dirinya harus hati-hati dalam bersikap maupun menyampaikan pandangannya, baik tutur kata terhadap perkembangan politik yang terjadi agar tidak dianggap cawe-cawe.
“Saya sudah tidak lagi di kekuasaan. Saat ini yang memimpin adalah Presiden Prabowo. Saya harus menjaga sikap, tutur kata saya agar tidak dianggap cawe-cawe dan tidak dianggap melampaui kepatutan sebagai seorang mantan presiden,” jelas SBY di arena pameran tunggal lukisannya di usia ke 77 tahun.
Lebih jauh SBY kemudian bercerita tentang kegelisahannya terhadap situasi glogal, termasuk peperangan konflik diberbagai belahan dunia termasuk kondisi osial masyarakat turut diekspresikan dalam lukuisannya.
Dikatakan oleh SBY ada beberapa lukisan yang menggambarkan ekspresi hatinya, seperti dunia carut maurt, perang diamana-amana SBY mencoba mengekpresikan tumbahan ke dalam lukisannya.
Preses kreatif pun beragam sebagian lukisan dibuat secara spontan dengan melukis secara langsung di lokasi ketika dirinya sedang melakukan perjalanan seperti di kaki gunung Merapi di Boyolali hingga ketika berada di pantai Klayar di Pacitan tempat kelahirannya.
Namun melikis di dalam stodio SBY biasanya lebih banyak melukis dari hasil perenungannya, bahkan sebagian lukisan SBY juga disadur dari hasil jepretan istri tercintanya Ny Ani Yudhoyono yang menekuni dunia fotografi ketika dimasa hidupnya.
“Di saat saya berada di pinggir pantai atau di kaki gunung saat traveling itu menjadi titik untuk berfikir saya, namun ada juga yang memang saya sengaja niati seperti melukis langsung gunung api di Boyolali atau di Pantai Klayar Pacitan,” beber SBY mengungkap pengalamannya dalam melukis.
Sementara pemiliki Hotel Vasa Surabaya, Hermanto Tanoko mengungkapkan tidak pernah membayangkan jika dia bisa berinteraksi dekat dengan SBY sekaligus melihat lebih jauh akan gagasan yang tersimpan di balik karya-karyanya itu.
Tanoto mengungkap akan tantangan yang di hadapi SBY dengan menggali gagasan dan ide-ide lebih jauh karena ia meyakini jika setiap karya yang dibuat memiliki pesan tersendiri kepada setiap penontonnya.
“Pak SBY menyampaikan pesan dengan pendekatan yang berbeda dibanding ketika masih aktif jadi kepala negara. Ternya banyak cara dalam mengirimkan pesan yang lembut melalui lukisan,” pungkas Tanoto.
Jika Anda ingin menyaksikan pameran lukisan tunggal SBY, masih memiliki cukup waktu karena akan berakhir hingga 29 September, silakan regrestrasi terlebih dahulu sebelum datang ke lokasi pameran digelar secara gratis, klik tautan ini Resevasi Pameran Lukisan SBY .**



