Keuangan

IHSG Ditutup Melemah 21,88 Poin di Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

×

IHSG Ditutup Melemah 21,88 Poin di Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ilustrasi Bursa Efek. (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada hari ini Jumat 25 Oktober 2025 atau akhir pekan.

IHSG ditutup melemah 21,88 poin atau 0,28 persen ke posisi 7.694,66. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,91 poin atau 0,41 persen ke posisi 943,25.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya menyebutkan bursa regional Asia cenderung mixed (variatif).

Tampaknya pasar merespons kebijakan bank sentral China atau People’s Bank of China (PBOC) yang menyuntikkan total 700 miliar Yuan China ke lembaga keuangan melalui fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF) satu tahun pada tanggal 25 Oktober, sambil mempertahankan suku bunga pada 2,0 persen.

Sementara dari dalam negeri, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025-2029 akan stagnan di 5,1 persen, sedangkan target dari APBN 2025 pertumbuhan ekonomi 5,2 persen.

IHSG dibuka menguat dan berada di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor melemah yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 1,50 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer yang turun masing- masing sebesar 1,09 persen dan 0,83 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *