Lifestyle

The Odyssey Kuasai Box Office Dunia, Pendapatan Tembus Rp12,6 Triliun

×

The Odyssey Kuasai Box Office Dunia, Pendapatan Tembus Rp12,6 Triliun

Sebarkan artikel ini
Film The Odyssey
Film The Odyssey (Dok. Universal Pictures)

KITAINDONESIASATU.COM – Film terbaru sutradara visioner Christopher Nolan, The Odyssey, terus menunjukkan dominasinya di bioskop dunia. Baru 13 hari tayang, film epik tersebut sukses menembus pendapatan lebih dari US$700 juta atau sekitar Rp12,6 triliun di box office global, sekaligus mengukuhkan diri sebagai film berpendapatan tertinggi keempat sepanjang 2026.

Kesuksesan itu menjadi bukti besarnya antusiasme penonton terhadap adaptasi epos Yunani klasik yang dibintangi deretan aktor papan atas Hollywood. Dari total pendapatan tersebut, pasar Amerika Serikat menyumbang sekitar Rp5,7 triliun, sedangkan pasar internasional menghasilkan sekitar Rp7,3 triliun. Secara keseluruhan, penjualan tiket global kini telah mencapai kisaran Rp13,1 triliun.

Tak hanya sukses secara komersial, The Odyssey juga mencatat sejarah sebagai film dengan biaya produksi terbesar sepanjang karier Christopher Nolan. Film ini dikabarkan menghabiskan anggaran sekitar US$250 juta atau setara Rp4,5 triliun, menjadikannya proyek paling ambisius yang pernah digarap sang sutradara.

Performa impresif tersebut membuat The Odyssey berhasil melampaui sejumlah pencapaian film-film Nolan sebelumnya, termasuk Oppenheimer. Film peraih berbagai penghargaan yang dirilis pada 2023 itu memang akhirnya meraup hampir US$1 miliar secara global, tetapi membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk mencapai tonggak pendapatan tertentu di pasar domestik Amerika Serikat.

Meski demikian, untuk pendapatan domestik, The Odyssey masih berada di bawah dua film Batman karya Nolan, yakni The Dark Knight dan The Dark Knight Rises, yang hingga kini tetap menjadi salah satu karya paling sukses dalam kariernya.

Namun dominasi The Odyssey diperkirakan akan menghadapi tantangan besar dalam waktu dekat. Kehadiran dua film superhero Marvel, Spider-Man: Brand New Day dan Avengers: Doomsday, diprediksi mampu menggeser posisi film tersebut di daftar box office, mengingat besarnya basis penggemar Marvel di seluruh dunia. Sebagai gambaran, Spider-Man: No Way Home sebelumnya sukses mencetak pendapatan fantastis hingga US$1,9 miliar dan menjadi salah satu film terlaris sepanjang sejarah.

Diangkat dari puisi epik Yunani karya Homer, The Odyssey mengisahkan perjalanan Odysseus, Raja Ithaca, yang berjuang pulang ke tanah kelahirannya setelah berakhirnya Perang Troya. Karakter utama diperankan Matt Damon, didampingi Tom Holland sebagai Telemachus dan Anne Hathaway sebagai Penelope.

Film ini juga diperkuat jajaran bintang ternama seperti Zendaya, Robert Pattinson, Lupita Nyong’o, Charlize Theron, Jon Bernthal, Benny Safdie, John Leguizamo, Elliot Page, Himesh Patel, Samantha Morton, hingga Mia Goth, menjadikannya salah satu proyek dengan ensemble cast paling mewah tahun ini.

Keistimewaan lain yang membuat film ini semakin mencuri perhatian adalah penggunaan teknologi IMAX secara penuh. The Odyssey menjadi film panjang pertama yang seluruh proses pengambilannya menggunakan kamera IMAX. Antusiasme penonton terhadap format premium tersebut sangat tinggi hingga tiket IMAX dilaporkan habis terjual selama berminggu-minggu. Hingga kini, penayangan IMAX telah menyumbang sekitar Rp2,5 triliun dari total pendapatan global film tersebut.

Pada akhir pekan perdananya, The Odyssey langsung mencetak rekor sebagai film live-action dengan pembukaan terbesar sepanjang 2026 setelah membukukan pendapatan global sekitar US$264 juta atau setara Rp4,7 triliun.

Fenomena The Odyssey bahkan meluas di luar dunia perfilman. Popularitas film ini disebut memicu lonjakan minat masyarakat terhadap budaya Yunani. Pencarian daring mengenai cara mempelajari bahasa Yunani meningkat drastis hingga 550 persen, sementara penjualan puisi epik The Odyssey karya Homer dilaporkan melonjak sekitar 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kesuksesan tersebut semakin menegaskan bahwa karya terbaru Christopher Nolan bukan sekadar film box office, tetapi juga telah berkembang menjadi fenomena budaya global. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *