Berita UtamaSepakbola

Kemenangan Argentina atas Mesir Mendapat Sorotan Dunia dan Swiss Kejutkan Kolombia

×

Kemenangan Argentina atas Mesir Mendapat Sorotan Dunia dan Swiss Kejutkan Kolombia

Sebarkan artikel ini
Mohamed Salah resmi gabung ke Trabzonspor.
Mohamed Salah resmi gabung ke Trabzonspor.

KITAINDONESIASATU.COM – Timnas Mesir nyaris mengejutkan dunia, jika tidak dirugikan wasit Francois Letexier asal Prancis, Mesir-lah yang lebih lolos ke Perempatfinal Piala Dunia daripada juara bertahan Argentina.

Namun akibat ulah wasit Letexier, Mesir yang sempat leading 2-0 hingga menit ke-76, akhirnya harus tersingkir karena Argentina mampu bangkit dan membalikkan kedudukan menjadi unggul 3-2, dalam pertandingan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Rabu (8/7/2026) pagi WIB.

Wasit Letexier merugikan Mesir setidaknya dua kali, pertama ia membatalkan gol Mesir setelah meninjau VAR, dan saat kedudukan imbang 2-2, wasit mengabaikan VAR (Video Asisstance Referee) yang diminta pemain Mesir, padahal saat itu ada pelanggaran pemain Argentina yang melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Karena tidak dilakukan VAR di menit-menit krusial menjelang bubar itu, Argentina mampu melakukan serangan balik cepat dan mencetak gol kemenangan, 3-2.

Kemudian usai pertandingan, kesedihan menyelimuti tim Mesir, pelatih Mesir menyebut, ada skenario menyingkirkan Mesir dan terus ‘memelihara’ Lionel Messi dkk untuk terus lolos di Piala Dunia ini.

“Di duel ini Mesir tampil bagus dan sangat taktis, permainan tajam mereka membuat Mesir mampu merobek jala Argentina dua gol,” ujar pengamat sepakbola Surabaya, Mulyono kepada kitaindonesiasatu.com.

Sebaliknya, Argentina meski mendominasi pertandingan selalu gagal mencetak gol, bahkan meski Argentina dapat hadiah penalti, Messi gagal cetak gol karena bola tendangan Messi bisa dibaca kiper Mesir yang tampil impresif.

Kepemimpinan wasit pada 15 terakhir pertandingan, sering merugikan Mesir mendapat sorotan mantan Editor Harian Surya Surabaya ini yang mengungkap ada skenario dibalik laga tersebut.

Banyak yang menyebut, Mesir memang tidak dikehendaki lolos, karena nilai jualnya rendah di Piala Dunia ini.

Sebaliknya, kalau Argentina yang lolos, tentu Piala Dunia 2026 masih punya nilai jual tinggi, karena tim Argentina dengan Lionel Messi-nya sangat populer di kalangan masyarakat Amerika Serikat (AS).

Di babak perempatfinal, Argentina akan jumpa Swiss yang secara mengejutkan menyingkirkan wakil Amerika Latin (Selatan) Kolombia 4-3 lewat adu penalti.

Baik Swiss maupun Kolombia gagal cetak gol dalam waktu normal 2×45 dan tambahan waktu 2×15 menit.

Dengan tersingkirnya Kolombia, maka Argentina jadi satu-satunya wakil Amerika Latin di perempatfinal.

Benua Afrika juga hanya menempatkan satu wakil yakni Maroko di Babak 8 Besar (Perempatfinal).

Enam tim lainnya semua berasal dari Benua Eropa, yakni dari Prancis, Spanyol, Belgia, Norwegia, Inggris, hingga Swiss.

Kamis (8/7/2026) malam ini hingga dinihari nanti WiB, pertandingan Piala Dunia istirahat, tidak ada pertandingan. Babak perempatfinal dimulai hari Jumat (9/7/2026) hari.

Tentunya kita harapkan duel perempatfinal Piala Dunia bakal lebih seru, tanpa ada ‘pertandingan setingan’ yang bisa merusak marwah Piala Dunia 2026 ini. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *