News

Jangan Kaget! CCTV di Jakarta Kini Bisa Beri Imbauan Langsung kepada Pengguna Jalan

×

Jangan Kaget! CCTV di Jakarta Kini Bisa Beri Imbauan Langsung kepada Pengguna Jalan

Sebarkan artikel ini
SARINAH
Jalan Sarinah Thamrin.

KITAINDONESIASATU.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas. Melalui program bertajuk “CCTV Jakarta Takeover”, pengguna jalan kini bisa mendapatkan imbauan keselamatan secara langsung melalui pengeras suara yang dipasang di sejumlah simpang lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan program ini menjadi terobosan pertama di Ibu Kota yang memanfaatkan sistem CCTV terintegrasi dengan pengeras suara sebagai media edukasi keselamatan bagi masyarakat.

Menurut Budi, pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pengendara agar lebih disiplin dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai budaya sehari-hari.

“Harapannya, cara ini dapat meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebiasaan bersama,” ujar Budi, di Jakarta, Rabu (8/7).

Pada tahap awal, Dishub DKI menggandeng kreator konten Anastasia Putri atau Mpok Caca serta komika Yudhabrajamusti untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan yang diputar melalui pengeras suara di persimpangan jalan.

Saat ini, sistem tersebut telah diterapkan di enam titik strategis, yaitu Simpang Harmoni, Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, Bundaran Senayan, dan Simpang Millenium. Sementara penyampaian pesan edukasi oleh Mpok Caca dan Bang Yudhabra telah mulai dilakukan di kawasan Simpang Millenium, Bank Indonesia, dan Sarinah.

Dishub DKI berencana memperluas program ini dengan menambah pemasangan pengeras suara di sejumlah persimpangan lain setelah melalui proses survei sehingga jangkauan edukasi kepada masyarakat semakin luas.

Melalui “CCTV Jakarta Takeover”, masyarakat terus diingatkan untuk mematuhi lampu lalu lintas, berhenti di belakang garis henti, memakai helm dan sabuk pengaman, mendahulukan pejalan kaki, serta tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih kreatif, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat. Selain itu, pemanfaatan CCTV yang terhubung dengan pengeras suara juga memperkuat sistem pengawasan berbasis teknologi demi meningkatkan keselamatan di jalan raya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *