KITAINDONESIASATU.COM – Konflik Rusia dan Ukraina kembali memasuki babak baru setelah Ukraina melancarkan serangan drone besar-besaran ke arah Moskow.
Aksi tersebut terjadi menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi NATO di Ankara, Turki, yang diperkirakan akan menjadikan perang kedua negara sebagai salah satu agenda utama pembahasan.
Pemerintah Rusia menyebut lebih dari 430 drone diarahkan menuju wilayah Moskow dalam rentang waktu semalam.
Sistem pertahanan udara Rusia diklaim berhasil mencegat sebagian besar pesawat tanpa awak tersebut sebelum mencapai ibu kota.
Meski demikian, puluhan drone dilaporkan dihancurkan saat mendekati wilayah Moskow, menandakan meningkatnya intensitas serangan jarak jauh dalam beberapa bulan terakhir.
Selain Moskow, wilayah Belgorod yang berbatasan langsung dengan Ukraina juga menjadi sasaran serangan. Otoritas setempat melaporkan adanya korban jiwa akibat serangan rudal yang menghantam kawasan permukiman.
KTT NATO Dibayangi Eskalasi Perang Rusia-Ukraina
Serangan drone tersebut berlangsung hanya sehari setelah serangan Rusia di wilayah Ukraina dilaporkan menewaskan puluhan warga sipil. Kondisi ini semakin memperburuk situasi keamanan menjelang pertemuan para pemimpin negara anggota NATO.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali meminta dukungan yang lebih kuat dari negara-negara sekutu, khususnya dalam memperkuat sistem pertahanan udara. Permintaan tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu isu penting dalam pembahasan di Ankara.
Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia dan Ukraina terus meningkatkan penggunaan drone serta rudal jarak jauh untuk menyerang target yang berada jauh dari garis depan.





