KITAINDONESIASATU.COM – Surah Al-Lahab, atau dikenal juga sebagai Surah Al-Masad, merupakan salah satu surah pendek dalam Al-Qur’an yang menyimpan kisah sejarah penting di awal dakwah Islam.
Turunnya surah makkiyah ini bermula dari peristiwa di Bukit Shafa, ketika Nabi Muhammad SAW mengumpulkan kaum Quraisy untuk menyampaikan dakwah secara terang-terangan demi memenuhi perintah Allah SWT.
Saat semua orang berkumpul, Rasulullah SAW berdiri di atas bukit dan bertanya, “Jika aku kabarkan kepada kalian bahwa ada pasukan berkuda di balik gunung ini yang akan menyerang, apakah kalian memercayaiku?” Kaum Quraisy serentak menjawab bahwa mereka percaya karena mengenal beliau sebagai sosok yang jujur (Al-Amin).
Namun, ketika Nabi melanjutkan dengan peringatan tentang azab Allah yang pedih jika mereka tidak beriman, suasana langsung berubah. Paman beliau sendiri, Abu Lahab, dengan kasar memotong pembicaraan dan berteriak, “Celakalah engkau sepanjang hari ini! Apakah hanya untuk urusan ini engkau mengumpulkan kami?”
Penghinaan keji tersebut langsung dijawab oleh Allah SWT melalui turunnya Surah Al-Lahab. Ayat-ayatnya menegaskan bahwa justru kedua tangan Abu Lahab dan dirinya sendirilah yang akan celaka dan binasa di neraka.(*)



