KITAINDONESIASATU.COM – Isu harga Pertalite Rp18.040 per liter viral di media sosial dan memicu perdebatan publik di Indonesia di tengah maraknya konten tidak terverifikasi.
Unggahan menyebut harga asli Pertalite lebih mahal dibanding Pertamax sehingga ramai dibahas warganet.
Kabar tersebut cepat menyebar dan menimbulkan kebingungan di kalangan pengguna bahan bakar di berbagai platform digital.
Menanggapi isu tersebut, harga Pertalite kembali menjadi sorotan dan memicu klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Pemerintah menegaskan bahwa harga Pertalite yang beredar bukan harga jual di SPBU.
Pertamina menjelaskan angka Rp18.040 merupakan perhitungan keekonomian, bukan harga yang dibayar masyarakat
Harga Pertalite tetap diatur melalui subsidi dan kompensasi dari pemerintah.
Isu Harga Pertalite Rp18.040
Sementara Pertamax memiliki mekanisme harga berbeda karena tidak disubsidi sepenuhnya.
Struktur harga BBM dipengaruhi biaya produksi, distribusi, dan pajak.
Isu ini membuat sebagian masyarakat salah paham terhadap kebijakan energi nasional yang dapat memicu disinformasi lebih luas di masyarakat.
Pemerintah mengimbau publik memeriksa sumber resmi sebelum menyebarkan informasi guna menghindari hoaks terkait isu energi nasional.(*)

