KITAINDONESIASATU.COM- Kabupaten Bogor mendukung pengembangan potensi dan prestasi atlet penyandang disabilitas intelektual melalui penyelenggaraan Bupati Cup Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor 2026, Minggu 14 Juni 2026 kemarin. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang seleksi atlet menuju kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.
Pada Bupati Cup SOIna tahun 2026, sebanyak sekitar 400 atlet dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor mengikuti pertandingan pada empat cabang olahraga yang diperlombakan, yaitu atletik, bulu tangkis, tenis meja, dan bocce.
Selain menjadi ajang kompetisi, Bupati Cup SOIna juga berfungsi sebagai sarana penjaringan atlet terbaik yang nantinya akan diproyeksikan mewakili Kabupaten Bogor dan berpeluang memperkuat kontingen Jawa Barat pada PeSONas mendatang.
Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan bahwa Bupati Cup SOIna merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas intelektual yang memiliki hak yang sama untuk berkembang dan berprestasi.
“Pada saat yang sama juga berlangsung kegiatan Bupati Cup yang melibatkan SOIna. Kegiatan ini sangat penting karena menunjukkan perhatian pemerintah daerah kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas intelektual. Sesuai arahan Bupati Bogor, seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Ajat.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut dilakukan proses seleksi atlet yang nantinya akan dipersiapkan mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya, mulai dari tingkat Jawa Barat hingga nasional. Kehadiran perwakilan SOIna Pusat dan SOIna Jawa Barat juga menjadi bentuk dukungan terhadap para atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi berbagai ajang olahraga mendatang.
“Alhamdulillah, melalui kegiatan ini juga dilakukan proses seleksi atlet yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya di Bandung dan selanjutnya di Nusa Tenggara Timur. Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respons yang sangat positif dari peserta maupun masyarakat yang hadir,” tambahnya.

