KITAINDONESIASATU.COM- Sebanyak 433 jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 10 asal Kota Bogor akhirnya tiba kembali di tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan para jamaah disambut penuh haru dan sukacita oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Balai Kota Bogor, Jumat 12 Jumat 2026 malam, setelah sebelumnya menjalani serangkaian proses kedatangan di Embarkasi Bekasi. Penyambutan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi, Plt Kabag Kesra, serta perwakilan Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah.
Kepulangan ratusan jamaah haji asal Kota Bogor menjadi momen yang dinanti oleh keluarga, kerabat, serta Pemerintah Kota Bogor. Setelah menempuh perjalanan panjang dan menjalani berbagai tahapan ibadah haji selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci, para jamaah akhirnya kembali dengan selamat ke kampung halaman.
Suasana penyambutan di Balai Kota Bogor berlangsung hangat dan penuh rasa syukur. Kehadiran para jamaah yang baru saja menyelesaikan rukun Islam kelima menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga yang telah menunggu kepulangan mereka sejak keberangkatan beberapa pekan lalu.
Setelah tiba di Indonesia melalui jalur pemulangan yang telah ditetapkan, seluruh jamaah menjalani proses administrasi dan pemeriksaan di Embarkasi Bekasi sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Bogor. Seluruh rangkaian proses berjalan lancar sehingga para jamaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi aman dan sehat.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke Kota Bogor. Ia mewakili Pemerintah Kota Bogor menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dengan selamat.
“Saya mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyampaikan kepada seluruh jamaah yang tiba di Balai Kota, selamat kembali ke tanah air dengan selamat dan tanpa kekurangan suatu apa pun,” kata Jenal Mutaqin.
Ucapan tersebut disampaikan di hadapan para jamaah, keluarga, serta sejumlah unsur pemerintah yang hadir dalam acara penyambutan. Pernyataan itu menjadi bentuk perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Kota Bogor terhadap warga yang telah menunaikan ibadah haji.
Jenal Mutaqin mengatakan bahwa perjalanan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memiliki nilai sangat besar bagi setiap muslim. Oleh karena itu, kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat menjadi kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Kota Bogor.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para jamaah yang kini dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. Momen kebersamaan setelah menjalani ibadah selama lebih dari satu bulan di Tanah Suci dinilai sebagai anugerah yang patut disyukuri.
Menurutnya, para jamaah telah melewati berbagai tahapan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta kesabaran yang tinggi. Karena itu, keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.
Kepulangan jamaah haji juga menjadi momentum untuk mempererat kembali hubungan keluarga yang selama beberapa waktu harus terpisah karena pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.
Dalam sambutannya, Jenal Mutaqin mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci. Ia berharap pengalaman ibadah yang dijalani dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, ia turut mendoakan agar seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan selama menunaikan ibadah haji diterima oleh Allah SWT dan memberikan keberkahan bagi para jamaah.
Jenal Mutaqin berharap para jamaah yang telah kembali ke Kota Bogor dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta mampu menebarkan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji.
Menurutnya, predikat haji mabrur merupakan harapan setiap jamaah yang berangkat ke Tanah Suci. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga kualitas ibadah dan akhlak setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pemerintah Kota Bogor, lanjutnya, turut berbahagia atas keberhasilan para jamaah dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2026.
Kepada seluruh jamaah yang hadir, Jenal Mutaqin juga menyampaikan doa dan harapan agar mereka senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalani aktivitas setelah kembali ke tanah air.
Ia menegaskan bahwa keberangkatan dan kepulangan jamaah haji merupakan bagian dari perjalanan hidup yang penuh makna serta menjadi pengalaman spiritual yang tidak terlupakan.
“Semoga bagi kita yang belum sempat berangkat ke Tanah Suci, di tahun-tahun berikutnya diberikan kesempatan untuk diundang menjadi tamu Allah SWT di sana,” ucapnya.
Pernyataan tersebut disambut dengan rasa haru oleh para jamaah dan keluarga yang hadir dalam kegiatan penyambutan. Doa tersebut menjadi harapan bersama bagi umat Islam yang masih menantikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.
Kehadiran Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi dalam acara penyambutan menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam memberikan perhatian kepada para jamaah haji asal daerah tersebut.
Selain unsur Pemerintah Kota Bogor, kegiatan penyambutan juga dihadiri oleh Plt Kabag Kesra, perwakilan Kementerian Agama, serta perwakilan Kementerian Haji dan Umrah yang turut menyaksikan momen kepulangan jamaah.
Rangkaian penyambutan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan. Para jamaah tampak bahagia setelah kembali menginjakkan kaki di Kota Bogor dan bertemu kembali dengan keluarga masing-masing.
Banyak keluarga yang telah menunggu sejak pagi hari untuk menyambut kedatangan anggota keluarga mereka. Suasana haru terlihat ketika para jamaah bertemu kembali dengan anak, cucu, saudara, maupun kerabat yang telah lama menantikan kepulangan mereka.
Kepulangan jamaah haji Kloter 10 menjadi salah satu tahapan pemulangan jamaah asal Kota Bogor pada musim haji tahun 2026. Pemerintah Kota Bogor terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses kepulangan jamaah berjalan lancar.
Sebanyak 433 jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang tersebut menjadi bagian dari warga Kota Bogor yang memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Selama berada di Tanah Suci, para jamaah telah menjalani berbagai rangkaian ibadah sesuai ketentuan yang berlaku. Mulai dari pelaksanaan umrah wajib, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, hingga thawaf dan sa’i sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah haji.
Setelah seluruh tahapan selesai dilaksanakan, para jamaah kemudian mengikuti proses pemulangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh penyelenggara ibadah haji.
Pemerintah Kota Bogor mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan dan pemulangan jamaah haji sehingga seluruh proses dapat berlangsung dengan baik.
Keselamatan dan kesehatan jamaah selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air menjadi perhatian utama berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji.
Bagi para jamaah, perjalanan haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang memberikan pengalaman mendalam dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Momentum kepulangan ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai ibadah yang telah diperoleh selama berada di Tanah Suci.
Pemerintah Kota Bogor berharap para jamaah dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar dalam memperkuat kehidupan beragama dan membangun lingkungan yang harmonis.
Dengan kembalinya Kloter 10 ke Kota Bogor, masyarakat kini menantikan kepulangan kelompok jamaah berikutnya yang masih berada di Tanah Suci.
Sementara itu, berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, gelombang kedua jamaah haji asal Kota Bogor yang tergabung dalam Kloter 27 dijadwalkan tiba di tanah air pada Selasa, 30 Juni 2026.
Kepulangan Kloter 27 nantinya akan menjadi bagian dari rangkaian pemulangan jamaah haji Kota Bogor tahun 2026 yang terus dipantau oleh Pemerintah Kota Bogor bersama instansi terkait.
Pemerintah Kota Bogor berharap seluruh jamaah yang masih berada di Tanah Suci dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.
Dengan tibanya 433 jamaah haji Kloter 10 di Kota Bogor, suasana syukur dan kebahagiaan menyelimuti keluarga serta masyarakat. Kepulangan mereka menjadi penutup perjalanan panjang ibadah haji yang telah dijalani selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci, sekaligus menjadi awal untuk mengamalkan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah di hadapan Allah SWT.
