News

BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Terjadi Juli-September, El Nino Berpotensi Perparah Kekeringan

×

BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Terjadi Juli-September, El Nino Berpotensi Perparah Kekeringan

Sebarkan artikel ini
BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Cerah Berawan pada 28 Mei 2026
BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026

KITAINDONESIASATU.COMMusim kemarau 2026 diperkirakan mencapai puncaknya pada periode Juli hingga September menurut BMKG.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat serta berbagai sektor untuk mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi kondisi cuaca yang lebih kering dan berpotensi berlangsung lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa puncak kemarau akan terjadi secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.

Pada Juli 2026, puncak kemarau diprediksi melanda sebagian wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Sementara pada Agustus, kondisi kering diperkirakan meluas ke sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

BMKG: El Nino Berpotensi Memperpanjang Musim Kering

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dan lebih kering akibat pengaruh fenomena El Nino yang berpotensi bertahan hingga awal 2027.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kekeringan, gangguan pasokan air, penurunan kualitas udara, serta kebakaran hutan dan lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *