BMKG mengimbau sektor pertanian untuk menyesuaikan pola tanam dan memilih varietas yang lebih tahan terhadap kekeringan. Di sisi lain, pengelola sumber daya air diminta memastikan ketersediaan cadangan air bagi masyarakat.
Pemerintah daerah juga diharapkan memperkuat langkah mitigasi terhadap potensi karhutla dan gangguan kesehatan akibat cuaca kering.
Masyarakat disarankan terus memantau informasi resmi BMKG agar dapat melakukan persiapan lebih dini menghadapi puncak musim kemarau 2026.(*)

