KITAINDONESIASATU.COM – Basarnas Medan bersama tim gabungan resmi mengakhiri operasi SAR Labuhanbatu Utara usai menemukan korban hanyut Sungai Aek Natas.
Upaya pencarian korban tenggelam ini berakhir tragis setelah jasad bocah 8 tahun berhasil dievakuasi pada Senin sore (1/6/2026).
Kronologi bermula saat Zidan (8) dilaporkan terseret arus deras di Dusun I Badarussalam, Desa Rombisan, Kecamatan Aek Natas.
Tim Basarnas Medan segera merespons laporan warga untuk melanjutkan pencarian korban tenggelam yang sempat hilang kontak.
Langkah cepat ini menjadi fokus utama operasi SAR Labuhanbatu Utara demi menemukan korban hanyut Sungai Aek Natas secepat mungkin.
Kepala Kantor Basarnas Medan, Hery Marantika, menjelaskan tim mengerahkan alat Aqua Eye dan perahu karet untuk menyisir area hilir.
Meski arus deras menghambat, pencarian korban tenggelam tetap diperluas hingga ke bantaran sungai.
Dedikasi tim dalam operasi SAR Labuhanbatu Utara ini akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban hanyut Sungai Aek Natas sekitar 7 kilometer dari titik awal.

