Berdasarkan data BPS Sumatera Utara 2025, insiden kecelakaan perairan di wilayah Labuhanbatu mengalami tren peningkatan selama periode tertentu, menuntut kewaspadaan ekstra.
Temuan ini memperkuat urgensi pencarian korban tenggelam yang dilakukan Basarnas Medan secara profesional dan terstruktur.
Penutupan operasi SAR Labuhanbatu Utara menandai selesainya tugas kemanusiaan untuk memulangkan korban hanyut Sungai Aek Natas kepada keluarga.
Jenazah korban hanyut Sungai Aek Natas telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak.
Basarnas Medan mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di bantaran sungai saat debit air tinggi guna mencegah kasus serupa.
Dengan berakhirnya operasi SAR Labuhanbatu Utara, pelajaran berharga tentang keamanan perairan harus menjadi perhatian utama dalam setiap upaya pencarian korban tenggelam di masa depan.***

