Daerah

Ledakan Heboh Guncang Pabrik Kimia Cilegon, Semua Karyawan Langsung Dievakuasi

×

Ledakan Heboh Guncang Pabrik Kimia Cilegon, Semua Karyawan Langsung Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260525 WA0039

KITAINDONESIASATU.COM – Manajemen PT Merak Chemicals Indonesia mengambil langkah darurat dengan memulangkan seluruh karyawan usai insiden ledakan yang mengguncang area pabrik kimia di Kota Cilegon, Senin (25/5) sekitar pukul 12.30 WIB. Keputusan tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan pekerja di tengah proses investigasi yang masih berlangsung.

Public Relations PT Merak Chemicals Indonesia, Dimas Saputra, membenarkan adanya insiden mengejutkan tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar menjadi prioritas utama perusahaan pasca kejadian yang sempat memicu kepanikan warga.

“Untuk sementara kami belum menerima laporan adanya korban luka. Namun sebagai langkah pengamanan, seluruh karyawan di area pabrik sudah dipulangkan,” ujar Dimas.

Tak hanya fokus pada pengamanan internal, pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kepanikan dan ketidaknyamanan yang muncul akibat insiden tersebut. Saat ini, investigasi menyeluruh tengah dilakukan guna mengungkap penyebab pasti ledakan di area operasional pabrik.

Sorotan warga tertuju pada semburan putih yang tampak membumbung tinggi ke udara sesaat setelah insiden terjadi. Menanggapi hal itu, Dimas menjelaskan bahwa berdasarkan laporan awal tim teknis, semburan tersebut dipastikan merupakan uap air yang berasal dari alat steam turbine.

Ia juga membantah keras dugaan adanya kebocoran bahan kimia Purified Terephthalic Acid (PTA). Menurutnya, jika PTA bocor ke udara, material berbentuk seperti tepung itu akan meninggalkan bercak putih di area sekitar.

Meski demikian, perusahaan mengakui adanya keluhan masyarakat terkait bau menyengat yang muncul pasca insiden. Sebagai langkah antisipasi, masker langsung dibagikan kepada warga melalui pengurus RT dan RW setempat.

“Kami bertanggungjawab terhadap masyarakat. Ambulans juga sudah kami siagakan di lokasi. Jika ada warga mengalami gangguan kesehatan, akan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Krakatau Medika,” tegasnya.

Hingga kini, proses investigasi masih berlangsung ketat di dalam area pabrik dengan pengawalan aparat Polres Cilegon, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *