KITAINDONESIASATU.COM-Putra putri kader Golkar maupiun simpatisan Gokkar di Kabupaten Tangerang, harus tetap melanjutkan pendidikan kendati orantuanya tidak mampu membiayai. Untuk itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Tangerang meluncurkan program beasiswa bertajuk Yellow Scholarship.
Yellow Scholarship ditujukan untuk anak kader maupun simpatisan Golkar yang berprestasi, namun memiliki keterbatasan ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, Golkar bekerja sama dengan Politeknik Ismet Iskandar dan Bakrie University atau Tanri Abeng University. “Alhamdulillah, hari ini(minggu, 24/05/2026) kita baru launching program beasiswa Yellow Scholarship. Jadi, untuk kader Golkar yang punya anak pintar tapi kurang mampu, harus tetap bersekolah,” kata Intan Nurul Hikmah, Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang, kemarin.
Kata Intan, kader yang ingin mendaftarkan putra-putrinya dalam program tersebut dapat berkoordinasi dengan pengurus bidang pendidikan di DPD Golkar Kabupaten Tangerang.
Menurut Intan, pendidikan merupakan investasi masa depan. Karena itu, pihaknya ingin generasi muda Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Pprogram beasiswa, lanjut Intan, juga menjadi langkah untuk mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di tengah perkembangan zaman. “Partai Golkar tidak hany ahadir dalam politik. Tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Kami berharap program ini bisa membantu generasi muda meraih cita-citanya,” ungkapnya.
Dirinya menerangkan, program beasiswa diprioritaskan bagi kader, putra-putri kader, serta keluarga besar kader Partai Golkar Kabupaten Tangerang. Akan tetapi, program ini juga dibuka bagi masyarakat umum yang membutuhkan dan memenuhi persyaratan. “Pendaftaran program beasiswa dibuka hingga 15 Juni 2026 dengan kuota terbatas,” ucap Intan.
Intan mengajak masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi program tersebut agar semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi. (*)


