Berita UtamaSepakbola

Butuh Bermain Imbang dari Persik Persebaya Mengunci Peringkat Empat Besar Super League 2025/2026

×

Butuh Bermain Imbang dari Persik Persebaya Mengunci Peringkat Empat Besar Super League 2025/2026

Sebarkan artikel ini
bernardo
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares. foto: persebaya official

KITAINDONESIASATU.COM – Laga pekan terakhir atau pekan ke-34 Super League 2025/2026 Persebaya akan menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo Sabtu (23/5/2026) sore.

Persebaya akan mengunci peringkat keempat klasemen Super League 2025/2026 jika memenangi laga melawan Persik Kediri, dengan catatan Malut United mengalami kekalahan dari Borneo FC Samarinda.

Persebaya saat ini berada di peringkat keempat klasemen dengan mengoleksi 55 poin selisih dua poin dari kompetitor terdekatnya Malut United yang mengantingi 53 poin.

Persebaya hanya butuh bermain seri dari Persik Kediri untuk bisa mengunci di posisi peringkat keempat saja, sebab Bajol Ijo terpaut jauh dengan Persija yang mengoleksi 68 poin di peringkat ketiga klasemen.

Sementara Malut United akan menggeser Persebaya Jika Laskar Kie Raha diperingkat empat besar jika meraih poin penuh dari Borneo FC Samarinda, dengan catatan Persebaya gagal meraih kemenangan.

Setelah menikmati masa rehat usai meraih kemenangan besar di Padang, skuad Persebaya langsung kembali menggeber latihan untuk menghadapi Persik Kediri di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (20/5/2026).

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mulai mempersiapkan timnya dengan serius demi menutup musim dengan hasil terbaik di peringkat empat besar Super League.

Persebaya akan menjamu Persik Kediri pada laga pamungkas pekan ke-34 Super League 2025/26 menjadi derby Jatim di akhir musim kompetisi 2025/2026.

Coach Tavares membeberkan kondisi terkini para pemain Bajol Ijo, jika beberapa pemain masih belum berada dalam kondisi terbaik dan saat ini tim pelatih terus berkoordinasi dengan departemen medis.

“Saat ini kami masih memiliki beberapa pemain yang belum berada dalam kondisi 100 persen. Sekarang kami menunggu kabar dari departemen medis untuk melihat apakah ada pemain yang bisa kembali bergabung pada pertandingan lawan Persik,” ujar Tavares.

Meski bermain di kandang sendiri, pelatih asal Portugal itu menegaskan Persik bukan lawan yang bisa dianggap ringan memiliki kualitas yang cukup merepotkan di berbagai lini permainan.

“Mereka adalah tim yang bagus. Mereka memiliki kualitas dalam situasi crossing, transisi menyerang, dan juga penempatan posisi yang baik. Selain itu, mereka punya pemain-pemain berbahaya di lini depan maupun tengah,” jelasnya.

Kemenangan telak 0-7 atas Semen Padang FC pada pekan sebelumnya juga tidak membuat Coach Tavares terlena, para pemain agar tidak terlalu larut dalam euforia kemenangan besar tersebut.

“Saya juga mengingatkan pemain untuk tidak terlena dengan kemenangan besar sebelumnya. Kami tidak boleh berpikir pertandingan melawan Persik akan berjalan sama mudahnya. Jika mulai berpikir seperti itu, kami sebenarnya sudah mulai kalah sebelum pertandingan dimulai,” tegas pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Bagi Coach Tavares, pertandingan terakhir musim ini memiliki arti penting, dia ingin Persebaya menutup kompetisi dengan performa terbaik sekaligus meninggalkan kesan positif bagi Bonek dan Bonita.

“Ini adalah pertandingan terakhir musim ini. Saya mengatakan kepada pemain bahwa laga terakhir akan selalu diingat sampai musim berikutnya dimulai. Karena itu kami harus menutup musim dengan performa yang baik, baik dalam latihan maupun pertandingan,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *