KITAINDONESIASATU.COM – Persib Bandung kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu klub paling profesional di Indonesia setelah sukses mempertahankan lisensi klub profesional AFC untuk siklus 2025/2026.
Pencapaian ini memperpanjang rekor impresif Maung Bandung yang tak pernah gagal lolos verifikasi lisensi sejak aturan Club Licensing AFC mulai diterapkan pada 2017. Konsistensi tersebut menjadi bukti keseriusan Persib membangun klub modern dengan standar tinggi, baik di level nasional maupun Asia.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan bahwa lisensi AFC bukan sekadar urusan administrasi, melainkan simbol komitmen klub dalam menjaga profesionalisme dan keberlanjutan organisasi.
“Bagi Persib, lisensi klub profesional AFC bukan sekadar pemenuhan regulasi. Ini representasi komitmen kami membangun klub yang sehat, profesional, terpercaya, dan memiliki fondasi kuat untuk jangka panjang,” ujar Adhitia dikutip dari laman resmi Persib, Jumat (15/5).
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan lisensi selama sembilan tahun beruntun membuktikan Persib terus berkembang sebagai institusi olahraga modern yang tidak hanya mengejar prestasi di lapangan, tetapi juga kualitas pengelolaan klub secara menyeluruh.
Persib disebut terus memperkuat berbagai sektor penting mulai dari performa tim, pembinaan pemain, infrastruktur, tata kelola organisasi, hingga pelayanan kepada Bobotoh dan seluruh stakeholder klub.
Pencapaian ini juga membuka jalan bagi Pangeran Biru untuk kembali tampil di kompetisi Asia jika mendapat slot musim depan. Dengan lisensi AFC yang sudah dikantongi, Persib tak akan menemui kendala administratif untuk berlaga di Liga Champions Asia Dua seperti dua musim sebelumnya.
Dalam proses evaluasi Club Licensing AFC 2025/2026, seluruh klub peserta menjalani penilaian ketat terhadap lima aspek utama, yakni sporting, infrastruktur, administrasi dan personel, legal, serta finansial.
Keberhasilan memenuhi seluruh syarat tersebut semakin menegaskan Persib sebagai klub dengan fondasi kuat, pengelolaan profesional, dan ambisi besar untuk terus bersaing di panggung Asia. (*)


