KITAINDONESIASATU.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mengeluarkan peringatan penting bagi para nelayan yang beroperasi di wilayah perairan selatan Jawa Timur.
Langkah antisipasi BPBD ini diambil guna mencegah terjadinya kecelakaan laut di tengah kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda kawasan tersebut.
Pihak otoritas menekankan agar para pelaku usaha perikanan tidak mengabaikan perubahan kondisi alam demi keselamatan diri mereka saat mencari nafkah di samudera.
BPBD Sebut Ancaman Gelombang Tinggi Berdasarkan Data BMKG
Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), diprediksi akan terjadi peningkatan signifikan pada ketinggian gelombang di perairan selatan.
Fenomena alam ini diperkirakan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 10 Mei 2026.
Ketinggian ombak diprediksi berada pada rentang 1,5 hingga 2,5 meter, sebuah kondisi yang dinilai sangat berisiko bagi kapal-kapal kecil dan perahu nelayan tradisional yang kerap bersandar di pesisir Jember.
BPBD Jember meminta masyarakat pesisir untuk senantiasa memantau pembaruan cuaca secara berkala sebelum memutuskan untuk pergi melaut.

