KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menunjukkan penguatan pada perdagangan Kamis, 7 Mei 2026.
Mata uang Garuda ditopang sentimen positif pasar global setelah muncul sinyal meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Pada perdagangan harian, rupiah ditutup menguat sekitar 0,22 persen ke level Rp17.372 per dolar AS.
Sepanjang sesi perdagangan, rupiah bergerak fluktuatif dengan sempat menyentuh level tertinggi dan terendah di kisaran Rp17.300 hingga Rp17.400 per dolar AS.
Sentimen Global dan Ekonomi Domestik Jadi Penopang
Penguatan rupiah sejalan dengan pergerakan sejumlah mata uang Asia lainnya seperti yen Jepang, won
Korea Selatan, yuan China, dolar Singapura, dan baht Thailand yang juga mengalami apresiasi terhadap dolar AS.
Pelaku pasar menilai pelemahan dolar dipengaruhi pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait penghentian sementara operasi pengawalan kapal di Selat Hormuz demi membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran.
Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen turut menjadi faktor pendukung optimisme pasar.


