KITAINDONESIASATU.COM – Kisah menyayat hati datang dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Seorang ibu bernama Siti Sumanah (57), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, rela mengorbankan tempat tinggalnya demi memenuhi kebutuhan biaya pernikahan anak sulungnya.
Kini, ia harus berjuang hidup dalam keterbatasan di sebuah bangunan seluas 3×4 meter yang kondisinya sangat memprihatinkan: beratapkan asbes, dindingnya hanya terpal, dan lantainya masih berupa tanah.
Rumah sederhana itu telah ia tempati selama lima bulan terakhir.
Sebelumnya, Siti tinggal di rumah yang layak di Desa Gribig, Kecamatan Gebog.
Namun, rumah tersebut terpaksa ia jual untuk menutupi biaya pernikahan anaknya.
Ia mengaku sempat merasa belum siap saat tanggal pernikahan ditetapkan hanya berselang satu bulan setelah lamaran diterima.
Tenggat waktu yang singkat tersebut memaksanya mengambil keputusan berat itu di tengah kondisi ekonomi keluarga yang memang sedang sulit.
