KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penghentian sementara operasi militer “Project Freedom” di Selat Hormuz.
Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social, Selasa malam waktu AS atau Rabu pagi waktu Indonesia, 6 Mei 2026.
Keputusan itu diambil setelah adanya permintaan dari Pakistan dan sejumlah negara perantara lainnya.
Trump menyebut, “kemajuan besar” telah tercapai dalam upaya mencapai kesepakatan final dengan Teheran.
“Kami telah sepakat bahwa sementara blokade pelabuhan dipertahankan, ‘Proyek Kebebasan’ harus berhenti sejenak untuk melihat apakah kesepakatan dengan Iran dapat diselesaikan dan ditandatangani,” tulis Trump.
Operasi Project Freedom sendiri diluncurkan pada awal Mei 2026.
Tujuannya, mengawal kapal-kapal dagang yang terdampar akibat blokade Iran di jalur pelayaran strategis tersebut.
Sebelumnya, pada 3 Mei, Trump menyatakan banyak negara telah menawarkan bantuan untuk membebaskan kapal yang terjebak di Teluk.
