Berita UtamaNews

Data Terbaru, Korban Meninggal Kecelakaan KA di Bekasi Timur Naik Jadi 15 Orang

×

Data Terbaru, Korban Meninggal Kecelakaan KA di Bekasi Timur Naik Jadi 15 Orang

Sebarkan artikel ini
korban ka IG SAR
Proses evakuasi korban tewas akibat tabrakan Kereta Api di Bekasi timur. (Dok. IG/kantorsar_jakarta)

KITAINDONESIASATU.COM – Gelombang duka pasca insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam (27/4), terus berkembang. Polda Metro Jaya mengungkap total korban dalam peristiwa tragis tersebut mencapai 15 orang meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, merinci sebaran jenazah korban yang kini tersebar di beberapa fasilitas kesehatan. Sebanyak 10 jenazah berada di RS Polri Kramat Jati, tiga jenazah di RSUD Bekasi, satu di RSU Bella, dan satu lainnya di RS Mitra Keluarga.

Selain korban meninggal, sedikitnya 76 orang mengalami luka-luka, meski rincian kondisi medis para korban belum dijelaskan lebih lanjut.

Di tengah proses evakuasi dan penanganan korban, suasana haru juga terlihat di posko identifikasi korban (DVI). Sebanyak tujuh keluarga korban telah resmi melapor ke RS Polri Kramat Jati untuk mencari anggota keluarga mereka yang hilang dalam tragedi tersebut.

Kepala RS Polri Kramat Jati, Prima Heru Yulihartono, mengungkapkan bahwa data dari keluarga menjadi kunci utama dalam proses identifikasi jenazah yang saat ini masih berlangsung.

“Sudah ada tujuh keluarga yang melapor ke posko ante mortem,” ujarnya, Selasa (28/4).

RS Polri juga mengonfirmasi telah menerima 10 kantong jenazah sejak dini hari, seluruhnya berjenis kelamin perempuan dan masih dalam proses identifikasi intensif oleh tim DVI.

Pihak RS Polri menegaskan, kehadiran keluarga sangat menentukan percepatan proses pencocokan data korban. Hingga kini, seluruh jenazah masih dalam tahap rekonsiliasi data untuk memastikan identitas secara pasti.

Selain itu, RS Polri masih membuka layanan bagi keluarga lain yang belum melapor, serta mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga akibat insiden tersebut untuk segera mendatangi posko ante mortem di RS Polri Kramat Jati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *