KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh layanan utama bagi jemaah haji di Makkah telah dipersiapkan secara maksimal. Mulai dari akomodasi, transportasi, hingga konsumsi, semuanya siap beroperasi penuh menyambut pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah yang dijadwalkan mulai 1 Mei 2026.
Mengutip laman resmi Haji, Minggu (26/4), Kepala Daerah Kerja Makkah, Ihsan Faisal, mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan pengecekan menyeluruh terhadap hotel-hotel yang akan ditempati jemaah. Tak hanya sekadar kesiapan kamar, tetapi juga fasilitas penting seperti tempat tidur, kamar mandi, ruang makan, musala, hingga area lobi ikut diawasi ketat.
Tak kalah krusial, layanan konsumsi juga menjadi perhatian utama. Jemaah dipastikan akan mendapatkan tiga kali makan setiap hari demi menjaga kesehatan dan stamina selama beribadah. Bahkan, tim khusus telah melakukan pengecekan berulang kali ke dapur-dapur penyedia makanan untuk memastikan semuanya berjalan tanpa hambatan.
Di sisi transportasi, layanan bus Salawat disiapkan beroperasi nonstop selama 24 jam penuh. Bus ini akan mengantar jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram, sehingga mereka bisa lebih fokus menjalankan ibadah tanpa harus memikirkan mobilitas.
Menariknya, setiap hotel akan dilengkapi halte khusus, baik untuk satu hotel besar maupun gabungan beberapa hotel berdekatan. Dari titik tersebut, jemaah akan diantar langsung ke Masjidil Haram, dan sebaliknya kembali ke hotel melalui terminal-terminal utama seperti Syib Amir, Ajyad, dan Jabal Ka’bah.
Hingga 23 April 2026, operasional haji telah memasuki hari keempat dengan total 40 kelompok terbang (kloter) atau sebanyak 15.349 jemaah yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Dengan kesiapan penuh ini, pemerintah menjanjikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, aman, dan khusyuk bagi seluruh jemaah haji Indonesia di tanah suci. (*)
