KITAINDONESIASATU.COM – Momen libur akhir pekan pada Sabtu (18/4/2026) dimanfaatkan ribuan warga Jakarta dan sekitarnya untuk berwisata ke Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Sejak pagi hari, dermaga keberangkatan di Kali Adem, Muara Angke, terpantau ramai oleh rombongan keluarga serta komunitas yang hendak menyeberang.
Sejak pukul 06.00 WIB, para wisatawan terlihat berkumpul di Pelabuhan Muara Adem untuk naik kapal laut sesuai tiket yang dibeli. Harga tiket ke Pulau Pari berkisar Rp44.000 hingga Rp75.000 per orang tergantung kapal yang ditumpangi.
Selama 2 jam 30 menit penumpang menempuh perjalanan dari Pelabuhan Muara Angke ke Pulau Pari. Mereka menikmati ombak laut selama di perjalanan dan melihat pemandangan lautan yang indah. “Benar-benar indah dan jadi pengalaman berharga selama perjalanan dari Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke ke Pulau Pari,” kata Radiya Athar, wisatawan asal Grogol Petamburan, Jakarta Barat kepada kitaindonesiasatu.com.
Pemuda yang biasa dipanggil Athar ini mengaku diajak mama dan kakaknya berwisata ke Pulau Pari. Mereka rombongan 11 orang dengan membayar tiket Rp340.000 per orang. Harga tersebut sudah termasuk penginapan, snorkeling, makan 3 kali, sepeda dan transportasi kapal laut pulang pergi.

Di Pulau Pari yang paling terkenal yakni Pantai Pasir Perawan menjadi titik primadona, di mana wisatawan terlihat antusias menikmati aktivitas snorkeling, bermain kano, hingga bersepeda keliling pulau.
Wisatawan juga dapat menikmati kuliner khas laut yang segar hasil tangkapan nelayan lokal dengan harga terjangkau. Menutup hari dengan bersepeda mengelilingi pulau sambil menanti momen matahari terbenam (sunset) yang dramatis adalah cara terbaik untuk mengakhiri liburan singkat namun berkesan.
Pulau Pari membuktikan bahwa untuk menikmati keindahan laut yang memukau, Anda tidak perlu terbang jauh ke luar pulau Jawa.
Cuaca cerah di perairan Teluk Jakarta turut mendukung kelancaran transportasi laut. Meningkatnya jumlah kunjungan ini memberikan dampak positif bagi ekonomi warga lokal, mulai dari penginapan homestay hingga jasa kuliner hasil laut yang laris manis diburu pelancong.(*)

