News

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Jenggawah, Kerugian Capai Rp20 Juta

×

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Jenggawah, Kerugian Capai Rp20 Juta

Sebarkan artikel ini
kebakaran di medan hari ini
Kebakaran hebat hancurkan pabrik sandal Swallow Medan. Api sulit padam akibat material karet, 90% bangunan terdampak. Baca kronologinya di sini. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Telah terjadi insiden kebakaran rumah milik warga di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 18.06 WIB.

Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di dalam rumah.

Insiden yang menimpa rumah milik Ahmad Ali Hasri ini sempat membuat warga sekitar panik. Api dengan cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi.

Petugas Pemadam Kebakaran Jember, Sugiarto Mukti Wibowo, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sumber api berasal dari arus pendek listrik.

“Penyebab kebakaran rumah yang terjadi di Desa Cangkring tadi malam dikarenakan ada korsleting listrik,” kata Sugiarto kepada Tugu Jatim, Senin (13/4/2026).

Ia menambahkan, tim pemadam kebakaran langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Satu unit mobil pemadam dari Pos Ambulu dikerahkan ke lokasi kejadian dengan dukungan empat personel untuk melakukan penanganan.

“Untuk proses pemadaman, Damkar Jember mengerahkan 1 unit Damkar dari Pos Ambulu berserta 4 personil menuju lokasi kebakaran,” ujarnya saat dihubungi melalui Whatsapp.

Proses Pemadaman Kebakaran Berlangsung Cepat

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Kondisi lingkungan yang relatif padat sempat menjadi perhatian, namun api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam.

“Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.50 WIB,” kata Sugiarto.

Meski kebakaran menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

“Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada, semua penghuni rumah selamat dari peristiwa kebakaran tersebut,” ujarnya.

Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta. Kerusakan meliputi bagian bangunan rumah serta sejumlah barang milik korban yang ikut terbakar.

“Untuk kerugian material ditaksir mencapai Rp. 20 juta,” kata Sugiarto.

Selama proses pemadaman berlangsung, petugas tidak mengalami kendala berarti. Koordinasi antara tim di lapangan berjalan lancar sehingga api dapat segera dipadamkan.

“Alhamdulillah kita tidak ada kendala selama proses pemadaman kebakaran,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan rumah. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *