KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Kabupaten Jember menjadikan Festival Pegon sebagai salah satu daya tarik utama untuk meningkatkan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026.
Kegiatan budaya berupa arak-arakan sapi tersebut digelar untuk menarik minat pengunjung ke kawasan pantai unggulan di daerah tersebut.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Jember, Bobby Arie Sandy, menyampaikan bahwa arak-arakan Pegon akan dimulai dari Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, menuju Pantai Watu Ulo dengan menampilkan beragam kesenian tradisional yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Kunjungan Wisatawan Festival Pegon Meningkat
Selain festival budaya, kebijakan tiket terintegrasi antara Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo dengan tarif Rp12.500 dinilai efektif mendongkrak jumlah kunjungan.
Wisatawan dapat menikmati dua destinasi populer sekaligus dengan satu tiket, sehingga meningkatkan minat berkunjung.
Data menunjukkan tren kenaikan jumlah wisatawan sejak awal libur panjang. Pada 21 Maret tercatat lebih dari seribu pengunjung, kemudian meningkat menjadi ribuan pada hari berikutnya, hingga mencapai lebih dari 6.000 orang pada 23 Maret 2026.
Pemerintah daerah memprediksi lonjakan kunjungan akan terus berlanjut hingga akhir masa libur sekolah.
Puncak acara Festival Pegon dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026 dengan melibatkan masyarakat setempat serta berbagai pertunjukan seni.
Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, pengelola kawasan juga menata sektor kuliner dengan sistem harga yang lebih transparan.
Melalui kolaborasi dengan pelaku UMKM, tersedia pilihan paket makanan dengan harga terjangkau bagi pengunjung.
Pemerintah daerah turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga kelancaran aktivitas wisata, sekaligus mengingatkan wisatawan agar tetap mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan pantai.(*)


