KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan di Timur Tengah makin memanas dengan pernyataan keras dari puncak kepemimpinan Iran.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf secara tegas menolak proposal gencatan senjata, Selasa (10/3/2026).
Dalam unggahan di akun X-nya, Qalibaf menyatakan Iran harus menghadapi agresor dengan tindakan tegas agar tidak ada ancaman di masa depan.
Pernyataan yang Mengguncang
“Kami tentu saja tidak mencari gencatan senjata; kami percaya bahwa kami harus memukul agresor di mulut sehingga mereka belajar pelajaran dan tidak pernah memikirkan agresi terhadap Iran tercinta kami lagi,” tulis Qalibaf sebagaimana laporan TasnimNews, Rabu 11 Maret 2026.
Kata-kata keras ini mencerminkan sikap Teheran yang tidak ingin terlihat lemah di tengah eskalasi konflik.
Memutus Siklus “Perang-Negosiasi”

