KITAINDONESIASATU.COM – Dunia maya kembali diguncang isu panas dari Timur Tengah. Dilaporkan, sejumlah ulama senior Syiah di Iran telah mengeluarkan fatwa yang menyerukan aksi pembalasan atas tewasnya Ayatollah Ali Khamenei.
Narasi fatwa Iran seruan pembalasan kematian Khamenei ini menyebut pemimpin tertinggi tersebut gugur dalam serangan AS-Israel, 28 Februari, yang kini memicu eskalasi konflik lebih luas di kawasan.
Salah satu Marja Syiah, Abdollah Javadi Amoli, dalam fatwa tersebut menyebut “kewajiban” bagi Muslim global untuk melakukan pembalasan, termasuk dengan “menumpahkan darah Donald Trump”.
Pernyataan dalam fatwa Iran seru pembalasan kematian Khamenei ini juga didukung Ayatollah Agung Hossein Nouri Hamedani dan Naser Makarem Shirazi. Bagi umat Syiah, fatwa dari otoritas keagamaan Iran ini memiliki bobot signifikan dalam mendorong aksi pembalasan.
Kekhawatiran pun muncul pasca-beredarnya fatwa Iran seru pembalasan kematian Khamenei.
Intelijen Barat mengantisipasi aktivasi sel-sel tidur atau lone wolf untuk melakukan serangan pembalasan di Eropa dan Amerika.
