Lifestyle

Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-16: Meraih Kebebasan dari Api Neraka

×

Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-16: Meraih Kebebasan dari Api Neraka

Sebarkan artikel ini
Jemaah melaksanakan salat tarawih di masjid. (tiyo/KIS)
Jemaah melaksanakan salat di masjid. (tiyo/KIS)

KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki malam ke-16 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis malam, 5 Maret 2026, umat Muslim di Indonesia kian antusias meningkatkan ibadah. Selain mengejar malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir mendatang, salat Tarawih di pertengahan bulan ini menyimpan fadhilah atau keutamaan yang sangat luar biasa bagi mereka yang melaksanakannya dengan penuh keimanan.

Berdasarkan kitab Durratun Nasihin karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad asy-Syakir al-Khaubawi, keutamaan salat Tarawih pada malam ke-16 adalah jaminan keselamatan ukhrawi. Diriwayatkan bahwa:

“Pada malam ke-16, Allah SWT mencatat bagi orang yang melaksanakan salat Tarawih kebebasan dari api neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.”

Keutamaan ini menjadi pengingat bagi setiap mukmin bahwa Ramadhan adalah madrasah untuk menyucikan diri. Setelah melewati fase rahmat dan ampunan (maghfirah), malam-malam ini merupakan momentum krusial untuk memohon itqun minan nar atau pembebasan dari siksa api neraka.

Meskipun cuaca di sebagian wilayah Indonesia diprediksi hujan, semangat jamaah diharapkan tidak surut untuk mendatangi masjid. Keutamaan ini bukan sekadar janji, melainkan motivasi untuk tetap istikamah hingga akhir Ramadhan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *