KITAINDONESIASATU.COM – Dampak konflik militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai terasa luas di sektor penerbangan.
Lebih dari 700 penerbangan di kawasan GCC dan Timur Tengah dibatalkan pada Minggu (1 Maret 2026) akibat perang AS-Iran yang memicu penutupan wilayah udara dan gangguan operasional maskapai.
Berdasarkan data dari Cirium, dari total 4.329 penerbangan terjadwal di kawasan Timur Tengah, sebanyak 716 penerbangan resmi dibatalkan pada Minggu.
Jumlah pembatalan penerbangan di kawasan GCC dan Timur Tengah ini diperkirakan masih akan bertambah seiring pembaruan jadwal dari maskapai sepanjang hari.
Wilayah Udara Ditutup, Operasional Lumpuh
Konflik yang memanas antara Iran dan Israel, serta serangan militer Amerika Serikat ke Teheran, menyebabkan sejumlah negara Teluk menutup wilayah udaranya sejak Sabtu.


