KITAINDONESIASATU.COM – Ancaman plastik terhadap kesehatan manusia diperkirakan akan meningkat tajam dalam dua dekade mendatang.
Sebuah studi terbaru memperingatkan bahwa dampak kesehatan negatif akibat sistem plastik global berpotensi melonjak lebih dari dua kali lipat pada tahun 2040 jika tidak ada perubahan kebijakan signifikan.
Penelitian yang dipublikasikan pada Senin di jurnal medis The Lancet menyoroti bahwa risiko kesehatan muncul di seluruh tahapan siklus hidup plastik.
Bahaya tersebut tidak hanya terjadi saat plastik menjadi limbah, tetapi sudah dimulai sejak proses ekstraksi bahan bakar fosil, tahap produksi, distribusi, hingga pembuangan dan kebocoran plastik ke lingkungan.
Para peneliti menemukan bahwa emisi gas rumah kaca, polutan udara, serta paparan bahan kimia beracun dari industri plastik berkontribusi langsung terhadap meningkatnya beban penyakit.
Dampaknya mencakup gangguan pernapasan, berbagai jenis kanker, serta efek kesehatan yang berkaitan dengan pemanasan global.


