Berita UtamaNews

Operasi SAR Berbuah Hasil: Dua Kotak Hitam Pesawat ART Ditemukan di Lokasi Jatuh

×

Operasi SAR Berbuah Hasil: Dua Kotak Hitam Pesawat ART Ditemukan di Lokasi Jatuh

Sebarkan artikel ini
black
Basarnas temukan Black Box. (Dok. Basarnas)

KITAINDONESIASATU.COM – Lima hari penuh ketegangan akhirnya pecah. Misteri jtuhnya pesawat ATR di pegunungan Maros–Pangkep mulai terkuak setelah tim SAR gabungan menemukan dua kotak hitam pesawat pada Rabu (21/1) siang.

Kepastian penemuan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC). Ia menegaskan, kedua perangkat vital itu ditemukan saat tim melakukan penyisiran lanjutan di sektor badan pesawat.

“Keduanya ditemukan di sekitar badan pesawat oleh tim SAR gabungan. Ini merupakan temuan yang sangat krusial dalam rangkaian penanganan kecelakaan pesawat ini,” ujar Arif dalam keterangan resmi Basarnas di Makassar.

Arif menjelaskan, FDR berfungsi merekam berbagai parameter teknis penerbangan, mulai dari ketinggian, kecepatan, arah terbang, hingga performa mesin. Data ini akan menjadi kunci utama untuk merekonstruksi detik-detik teknis sebelum pesawat mengalami benturan fatal.

Sementara itu, CVR menyimpan rekaman suasana di dalam kokpit, termasuk komunikasi antarawak pesawat serta suara latar selama penerbangan berlangsung. Secara teknis, kedua perangkat ini memang dipasang di bagian ekor pesawat, area yang dirancang memiliki ketahanan benturan paling tinggi.

Usai ditemukan, pengamanan black box langsung menjadi prioritas utama sebelum perangkat tersebut diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk proses investigasi lanjutan.

“Black box akan segera kami serahkan kepada KNKT sesuai prosedur yang berlaku,” kata Arif.

Meski penemuan kotak hitam menjadi tonggak penting, operasi SAR belum dihentikan. Tim gabungan masih terus menyisir lokasi kejadian guna melakukan evakuasi lanjutan serta pengamanan objek penting lainnya, di tengah medan pegunungan yang ekstrem dan penuh tantangan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *