KITAINDONESIASATU.COM – Aksi nekat diduga pencurian rel kereta api menggegerkan kawasan Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Kepolisian kini memburu tujuh terduga pelaku yang disebut-sebut hendak membawa kabur potongan besi rel, dalam peristiwa yang viral dan memicu kegaduhan di media sosial.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, menegaskan bahwa aparat masih melakukan penyelidikan intensif dan pengejaran terhadap para terduga pelaku. Insiden tersebut terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 16.00 WIB, saat para pelaku kepergok petugas keamanan stasiun ketika mencoba mengangkat rel besi yang tergeletak di sekitar area stasiun.
Menurut Samsono, ketujuh terduga pelaku yang diketahui masih berusia remaja itu langsung kocar-kacir melarikan diri begitu aksinya dipergoki. Bahkan, seorang anggota Polri yang kebetulan melintas di lokasi sempat berhenti untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
Petugas keamanan Stasiun Jatinegara kemudian mengamankan potongan rel tersebut dan membawanya kembali ke dalam area stasiun. Polisi memastikan, besi yang hendak dibawa bukanlah rel aktif jalur kereta, melainkan rel bekas sepanjang sekitar tiga meter yang sudah tidak terpasang dan tidak digunakan untuk operasional kereta api.
“Rel itu bukan rel jalur aktif. Itu rel potongan yang biasa digunakan untuk keperluan sementara, bukan rel utama yang panjangnya mencapai 25 meter,” ujar Samsono.
Meski begitu, polisi meluruskan berbagai narasi liar yang beredar. Pihak kepolisian memastikan tidak ada tawuran maupun kerusuhan seperti yang ramai disebut dalam unggahan video di media sosial.
Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun Instagram @info.jakartatimurr memperlihatkan potongan rel kereta tergeletak di pinggir jalan dan disaksikan warga sekitar. Dalam rekaman tersebut, warga tampak meminggirkan rel agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Narasi unggahan menyebut aksi pencurian terjadi di tengah situasi kerusuhan dan kekacauan massa. Bahkan, disebutkan para pelaku memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengambil material besi tanpa memedulikan risiko keselamatan perjalanan kereta api.
Kini, polisi menegaskan bahwa pengejaran terhadap ketujuh terduga pelaku masih terus berlangsung, sementara aparat memastikan situasi di sekitar Stasiun Jatinegara tetap aman dan terkendali. (*)


