KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengukir sejarah baru dengan menembus level psikologis 9.000 pada penutupan perdagangan Kamis, 15 Januari 2026. Penguatan ini didorong oleh aliran modal asing yang masif serta performa solid emiten sektor perbankan dan energi hijau di awal tahun.
Seketaris Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari fundamental ekonomi Indonesia yang tangguh di tengah dinamika global.
“Tembusnya level 9.000 ini membuktikan bahwa kepercayaan investor, baik domestik maupun global, semakin kuat terhadap pasar modal Indonesia. Kami melihat optimisme yang besar terhadap pertumbuhan laba emiten sepanjang tahun ini,” dalam siaran pers Kamis 15 Januari 2026.
Kenaikan IHSG ini juga dibarengi dengan peningkatan volume transaksi harian yang mencapai rekor baru. Analis menilai, stabilitas politik dan kebijakan moneter yang akomodatif menjadi katalis utama bagi para pemodal untuk terus melakukan akumulasi saham.
Meskipun telah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high), BEI tetap mengimbau para investor untuk tetap rasional dan memperhatikan profil risiko dalam menghadapi potensi fluktuasi pasar ke depan.(*)





