KITAINDONESIASATU.COM – Waktu sarapan ternyata memiliki dampak yang lebih besar dari yang selama ini dibayangkan.
Selain memengaruhi energi harian, jam makan pagi juga berperan dalam menjaga kesehatan jangka panjang dan bahkan berkaitan dengan peluang hidup lebih lama.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Communications Medicine mengikuti hampir 3.000 warga Inggris berusia 42 hingga 94 tahun selama lebih dari dua dekade.
Dalam studi ini, para peserta mencatat waktu mereka biasanya sarapan, makan siang, dan makan malam, serta melaporkan kebiasaan tidur, aktivitas kerja, dan kondisi kesehatan mereka.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan pola waktu makan seiring bertambahnya usia. Rata-rata, setiap penambahan usia 10 tahun, waktu sarapan bergeser lebih lambat sekitar delapan menit, sementara jam makan malam mundur sekitar empat menit.
Selain itu, rentang waktu makan harian—dari makanan pertama hingga terakhir—cenderung semakin singkat.



