KITAINDONESIASATU.COM – Tahun 2025 menjadi ajang unjuk gigi bagi film-film ambisius garapan sineas ternama. Namun di balik gemerlap CGI, nama besar sutradara, dan adaptasi novel populer, tak sedikit karya yang justru menuai kekecewaan. Alih-alih memukau, sejumlah film dinilai gagal menangkap ruh cerita dan terperosok dalam eksekusi yang dangkal.
Penilaian tajam ini datang dari Peter Debruge, Chief Film Critic majalah Variety sejak 2016. Dengan ratusan film yang ia ulas setiap tahun, Debruge dikenal tak segan melontarkan kritik pedas terhadap film yang dianggap tak memenuhi standar kualitas.
Berikut lima film yang ia cap sebagai yang terburuk sepanjang 2025:
1. The Life of Chuck
Film arahan Mike Flanagan ini dianggap terlalu manipulatif secara emosional. Menurut Debruge, musik yang berlebihan dan pesan moral yang terasa “sok mendalam” membuat film ini terdengar seperti kalimat klise di kue keberuntungan.
Diadaptasi dari novel Stephen King, film ini dibintangi Tom Hiddleston, Chiwetel Ejiofor, Karen Gillan, hingga Mark Hamill. Kisahnya disajikan dalam tiga babak terbalik, berlatar kiamat surealis yang merayakan kehidupan Charles “Chuck” Krantz—seorang pria biasa dengan rahasia masa lalu. Namun bagi Debruge, ambisi filosofis film ini justru terasa hampa.
2. The Electric State
Nama besar Russo Brothers, duo di balik Avengers: Endgame, tak cukup menyelamatkan film ini dari kritik tajam. Debruge menilai mereka mengubah novel visual yang indah menjadi tontonan CGI mahal yang kehilangan jiwa.

