KITAINDONESIASATU.COM – Insiden penembakan yang mengguncang Bondi Beach, Sydney, mendapat perhatian dunia. Presiden AS Donald Trump menyampaikan kecaman keras terhadap serangan tersebut, yang menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai puluhan lainnya, termasuk aparat kepolisian.
Menurut keterangan otoritas setempat, tembakan terjadi saat masyarakat berkumpul untuk merayakan Hanukkah. Situasi yang semula bersifat perayaan berubah drastis menjadi tragedi, dengan puluhan korban dilarikan ke rumah sakit.
Pemerintah Australia menegaskan bahwa serangan tersebut bermuatan kebencian. Perdana Menteri Anthony Albanese menyebutnya sebagai aksi terorisme antisemit, seiring dengan temuan awal kepolisian yang mengindikasikan lebih dari satu pelaku bersenjata terlibat.
Trump, yang berbicara di sela-sela acara Natal di Gedung Putih, menegaskan bahwa tindakan kekerasan bermotif antisemit tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Ia secara khusus mengapresiasi keberanian seorang warga sipil yang memilih untuk bertindak di tengah situasi berbahaya.
Presiden AS itu memuji aksi individu tersebut yang menghadapi langsung salah satu penyerang, meskipun berisiko besar.

