KITAINDONESIASATU.COM – Tangis pecah di Tanah Wakaf Masjid Jami’ Al Muflihun Bintaro, Jakarta Selatan, saat jenazah Alvaro Kiano Nugroho (6) dimakamkan Kamis (4/12) siang ini.
Warga dan keluarga berkumpul melaksanakan shalat jenazah, sebelum keranda Alvaro perlahan diturunkan ke liang lahat, diiringi isak tangis dan doa. Foto kenangan dan batu nisan ikut dibawa sebagai penghormatan terakhir.
Polisi mengawal ketat proses pemakaman. Sebelumnya, RS Polri Kramat Jati memastikan kerangka yang ditemukan di Tenjo, Bogor, adalah Alvaro, melalui pencocokan DNA dengan orang tuanya, Arum.
Alvaro hilang delapan bulan lalu dan ditemukan di Sungai Cerewed, bawah jembatan Cilalay, Bogor. Pelaku, ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar (49), sebelumnya ditangkap pada 19 November.
Tragisnya, Alex diduga bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada 23 November. Polisi menyebut motif pembunuhan adalah cemburu terhadap istrinya.
Keluarga dan warga pun menaburkan tanah dan mendoakan Alvaro, menandai akhir perjalanan hidup bocah yang meninggalkan duka mendalam bagi seluruh komunitas. (*)


