KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Luar Negeri RI merilis kabar terbaru bahwa jumlah WNI yang dipastikan meninggal dalam kebakaran besar di kompleks Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, kembali bertambah menjadi 9 orang.
“Korban WNI meninggal bertambah dua orang, sementara korban luka juga bertambah satu,” tulis Kemlu RI dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (30/11).
Data terbaru ini diperoleh dari laporan resmi Kepolisian Hong Kong (HKPF) pada Minggu pukul 12.20 waktu setempat. Hingga kini, tiga WNI dinyatakan selamat tetapi mengalami cedera.
Kebakaran dahsyat yang melumat kompleks hunian Wang Fuk Court pada Rabu (26/11) itu menorehkan tragedi besar, lebih dari 128 orang tewas, 79 luka-luka, dan ratusan lainnya masih hilang. Sebanyak 11 orang telah diamankan otoritas Hong Kong terkait kasus ini.
Menurut KJRI Hong Kong, ada 140 WNI—seluruhnya pekerja migran sektor domestik—yang bekerja di kawasan tersebut, dan baru hampir separuh dari mereka yang berhasil dipastikan kondisinya.
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa KJRI telah membentuk tim koordinasi keluarga untuk membantu komunikasi, kebutuhan informasi, serta proses pemulangan jenazah para korban.
Ia menjelaskan, sejumlah jenazah WNI sudah berhasil diidentifikasi, namun sebagian lainnya kemungkinan membutuhkan pencocokan DNA keluarga agar prosesnya dapat dipastikan.
Dengan identifikasi yang masih berjalan dan prosedur yang harus dipenuhi pemerintah Hong Kong, jadwal pemulangan jenazah WNI ke tanah air belum dapat dipastikan. (*)

