KITAINDONESIASATU.COM -Kepolisian telah mengidentifikasi dan memulangkan 7 (tujuh) jasad yang tenggelam di Kali Bekasi. Namun, Polda Metro Jaya terus mendalami perkaranya dengan memeriksa 9 (sembilan) polisi yang bertugas saat peristiwa naas itu terjadi.
“Kepolisian masih mendalami terhadap petugas dari Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota yang melaksanakan kewajiban atau bertugas hingga ditemukannya tujuh jasad remaja di Kali Bekasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indardi kepada wartawan, pada Jumat 27 September di Jakarta.
Sebelumnya diberitakan bahwa tim gabungan Pusdokkes Polri telah mengidentifikasi lima jasad tersisa yang ditemukan mengapung di Kali Bekasi.
Dua jasad yang terlebih dahulu berhasil diidentifikasi, masing-masing bernama Muhammad Rizki (19 tahun) dan Ahmad Davi (16 tahun).
Kelima jenazah lain menyusul teridentifikasi, yakni Muhamad Farhan (20 tahun), Rizki Ramadan (15), Ridho Darmawan (15), Resky Dwi Cahyo (16), dan Vino Satriani (15).
Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polda Metro Jaya telah memeriksa sembilan anggota Tim Patroli Polres Bekasi Kota terkait adanya tujuh jasad remaja pria di aliran Kali Bekasi pada area Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, pada Minggu (22/9).
Ketua Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Brigjen Prima Heru Yuliartono, mengumumkan temuan tersebut dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Polri Kramat Jati.
“Tim gabungan telah berhasil menuntaskan pemeriksaan 5 jenazah yang tersisa dari kasus penemuan jenazah di Bekasi pada beberapa hari yang lalu,” katanya pada Kamis, 26 September 2024.


